Furniture vs Meubel apa beda nya ?

Secara umum, istilah “meubel” dan “furniture” sebenarnya merujuk pada hal yang sama, yaitu barang-barang yang digunakan untuk memperindah dan memperabahkan ruang dalam sebuah rumah, kantor, atau tempat lainnya. Keduanya mengacu pada benda-benda seperti kursi, meja, lemari, rak, dan perabotan lainnya.

Akan tetapi, ada perbedaan dalam penggunaan kedua istilah tersebut bergantung pada konteks geografis dan budaya. Secara historis, kata “meubel” berasal dari bahasa Belanda dan digunakan di beberapa negara yang pernah berada di bawah kekuasaan kolonial Belanda, seperti Indonesia. Di negara-negara tersebut, kata “meubel” sering digunakan secara khusus untuk mengacu pada perabotan atau barang-barang rumah tangga yang terbuat dari kayu.

Sementara itu, istilah “furniture” lebih umum digunakan secara internasional dan tidak terbatas pada bahan tertentu seperti kayu. Istilah ini mencakup semua jenis perabotan atau furnitur yang digunakan dalam dekorasi interior, termasuk yang terbuat dari logam, plastik, kaca, atau bahan lainnya.

Jadi, secara umum, perbedaan antara “meubel” dan “furniture” terletak pada asal-usul kata dan penggunaannya dalam konteks geografis dan budaya. Namun, di banyak kasus, keduanya mengacu pada hal yang sama, yaitu barang-barang perabotan atau furnitur untuk menghiasi ruangan.

Tentu saja, terdapat lebih banyak kategori furniture yang dapat disebutkan, dan beberapa furniture juga dapat masuk ke dalam beberapa kategori yang berbeda tergantung pada penggunaannya. Penting untuk mengidentifikasi kebutuhan dan preferensi Anda untuk menentukan kategori dan jenis furniture yang tepat bagi Anda.

  1. Kursi: Misalnya, kursi makan, kursi sofa, kursi santai, kursi kantor, kursi bar, dan sebagainya.
  2. Meja: Contohnya, meja makan, meja kerja, meja belajar, meja rias, meja kopi, dan meja samping tempat tidur.
  3. Lemari dan rak: Seperti lemari pakaian, lemari buku, lemari TV, rak pajangan, rak gantung, dan rak sepatu.
  4. Tempat tidur: Misalnya, tempat tidur tunggal, tempat tidur ganda, tempat tidur ukuran king, ranjang lipat, tempat tidur anak-anak, dan tempat tidur atap.
  5. Kabinet: Contohnya, kabinet dapur, kabinet penyimpanan, kabinet TV, kabinet hias, dan kabinet dokumen.
  6. Bufet: Bufet makan, bufet penyimpanan, dan bufet hias adalah beberapa contohnya.
  7. Rak: Misalnya, rak buku, rak TV, rak dapur, rak gantung, rak sepatu, dan rak kamar mandi.
  8. Sofa: Sofa tiga-seater, sofa sectional, sofa futon, sofa recliner, dan sofa tempat tidur adalah beberapa contohnya.
  9. Meja kerja: Misalnya, meja kerja kantor, meja kerja komputer, dan meja kerja yang dapat disesuaikan.
  10. Furnitur outdoor: Seperti kursi taman, meja taman, payung taman, sofa taman, dan kursi pantai.

Selain itu, terdapat berbagai jenis furniture khusus lainnya, seperti lemari anggur, kursi pijat, meja bar, meja permainan, meja biliar, meja rias, kursi pijat, dan masih banyak lagi. Jenis furniture yang tersedia dapat sangat bervariasi tergantung pada kebutuhan dan preferensi individu, serta fungsi ruangan di mana furniture tersebut akan ditempatkan.

One Response

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *